Wagub Maluku Utara Tinjau PT Feni Haltim, Soroti Perkembangan Pabrik dan Penanganan Lingkungan

HALTIM, MAHERANEWS.COM — Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, melakukan kunjungan kerja langsung ke kawasan industri tambang PT Feni Haltim (FHT) di Desa Buli, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Sabtu (23/05/2026).

Kunjungan ini menjadi sorotan publik karena dilakukan di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan dan kehidupan warga di wilayah pesisir Halmahera Timur.

Didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin, Wagub meninjau perkembangan pembangunan pabrik PT Feni Haltim sekaligus melihat langsung kondisi penanganan lingkungan di area operasional perusahaan.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Feni Haltim, Ready Adventure, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi terhadap perkembangan investasi dan pengelolaan lingkungan perusahaan.

“Pak Wagub bersama Sekda Provinsi melihat langsung perkembangan pembangunan pabrik PT FHT sekaligus meninjau kondisi lapangan terkait penanggulangan lingkungan,” ujar Ready Adventure.

Di hadapan manajemen perusahaan, Sarbin Sehe mengaku cukup puas dengan progres pembangunan yang dilakukan PT Feni Haltim. Namun, ia memberi penekanan tegas agar perusahaan tidak mengabaikan kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat sekitar.

“Saya cukup puas atas usaha PT FHT. Progress-nya ada, tetapi lingkungan sekitar lokasi perusahaan harus tetap dijaga,” tegas Sarbin Sehe.

Pernyataan tersebut dinilai penting mengingat kawasan pertambangan di Halmahera Timur dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi perhatian publik terkait isu sedimentasi, pencemaran pesisir, hingga dampak ekologis terhadap ruang hidup masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Sarbin Sehe juga membuka ruang dialog dengan tokoh pemuda setempat, yakni Ketua Karang Taruna Buli Karya, M. Suyuti Hi Adam, dan Ketua Karang Taruna Teluk Buli, Nanang Abubakar.

Kedua perwakilan pemuda tersebut meminta Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperketat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan agar kasus pencemaran lingkungan yang pernah terjadi di wilayah PT Feni Haltim tidak kembali terulang.

Mereka menilai pengawasan pemerintah sangat penting demi menjaga keberlangsungan hidup masyarakat pesisir dan masa depan lingkungan di Halmahera Timur.

“Kami berharap pemerintah terus mengontrol perusahaan pertambangan agar persoalan pencemaran lingkungan tidak kembali terjadi dan masyarakat bisa hidup aman di masa depan,” ungkap mereka.

Kunjungan Wakil Gubernur Maluku Utara ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah mulai memberi perhatian serius terhadap keseimbangan antara investasi industri tambang dan perlindungan lingkungan hidup di kawasan lingkar tambang Halmahera Timur.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 maheranews.com. All rights reserved