PT Feni Haltim Hadirkan Program Belajar Mandarin untuk Siswa Haltim, Siapkan SDM Lokal Hadapi Industri Global

HALTIM, MAHERANEWS.COM — Di tengah pesatnya perkembangan industri berbasis nikel dan rantai pasok kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia, kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan global semakin menjadi perhatian utama. Salah satu tantangan yang kini dihadapi kawasan industri adalah masih adanya kesenjangan komunikasi antara tenaga kerja Indonesia dan tenaga kerja asing (TKA), khususnya dalam lingkungan kerja industri internasional.
Menjawab tantangan tersebut, PT Feni Haltim (FHT) meluncurkan program “FHT Mengajar Mandarin” sejak Oktober 2025 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas generasi muda di Kabupaten Halmahera Timur agar mampu bersaing di era industri global.
Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia lokal, terutama dalam penguasaan bahasa asing yang kini menjadi kebutuhan penting dalam dunia industri modern.
External Relations Manager PT Feni Haltim, Subarwan, mengatakan bahwa investasi terhadap peningkatan kompetensi masyarakat lokal merupakan bagian penting dalam pembangunan kawasan industri yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda Halmahera Timur tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pelaku utama dalam industri global yang berkembang di daerahnya sendiri,” ujar Subarwan.
Saat ini, program pembelajaran Bahasa Mandarin tersebut telah berjalan di dua sekolah, yakni SMKN 1 Halmahera Timur dan SMAN 1 Maba. Puluhan siswa tercatat aktif mengikuti kegiatan belajar yang dilaksanakan secara rutin satu kali setiap minggu.
Menurut pihak perusahaan, intensitas pembelajaran akan terus ditingkatkan sesuai kesiapan dan antusiasme para siswa, mengingat program tersebut masih bersifat pembelajaran tambahan di luar kurikulum utama sekolah.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar Bahasa Mandarin, kosakata dunia kerja industri, praktik percakapan sederhana, hingga pengenalan budaya asing guna memperkuat kesiapan siswa menghadapi lingkungan kerja internasional.
Kepala SMKN 1 Halmahera Timur, Wani Ardiansyah, S.Pd, menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dijalankan PT Feni Haltim. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut karena dinilai membuka peluang besar bagi peningkatan kompetensi siswa, khususnya di bidang bahasa asing.
“Kami berharap pembelajaran Bahasa Mandarin ini terus berjalan karena sangat membantu meningkatkan kompetensi siswa SMK. Anak-anak juga sangat antusias mengikuti program ini,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Feni Haltim yang telah membangun kerja sama dengan pihak sekolah dalam mendukung pengembangan kemampuan siswa menghadapi kebutuhan dunia kerja masa depan.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara di Halmahera Timur, Muhammad Zufriyadi, sebelumnya menilai program “FHT Mengajar Mandarin” sangat relevan dalam mendukung penguatan sumber daya manusia lokal di kawasan industri.
Menurutnya, pendekatan pembelajaran interaktif seperti ini menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan berbasis dunia kerja, khususnya di tingkat SMK dan SMA.
“Program seperti FHT Mengajar Bahasa Mandarin sangat relevan untuk memperkuat SDM lokal. Melalui pembelajaran interaktif, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran berbasis dunia kerja di SMK dan pembelajaran menyenangkan di SMA,” kata Muhammad Zufriyadi.
Lebih dari sekadar program pendidikan tambahan, inisiatif tersebut diharapkan mampu menciptakan “talent pool” lokal jangka panjang yang siap mendukung pertumbuhan industri nasional, terutama dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Melalui program ini, PT Feni Haltim kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada operasional industri, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup, pendidikan, dan kapasitas generasi muda lokal di Halmahera Timur.












