Motoris Speedboat Ternate–Jailolo Protes Kehadiran Kapal Cepat Cantika 08, Pendapatan Menurun Drastis

Ternate, Maheranews.com — Puluhan motoris speedboat yang melayani rute Ternate–Jailolo menggelar aksi penolakan terhadap operasional kapal cepat Express Cantika 08, Jumat (28/11/2025). Aksi protes ini berlangsung tidak biasa karena dilakukan langsung di tengah laut, saat kapal Cantika bertolak dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menuju Pelabuhan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.
Ketegangan meningkat ketika sejumlah speedboat sempat melakukan pengadangan saat kapal Cantika hendak sandar di Pelabuhan Jailolo. Meski tidak terjadi benturan fisik, aksi tersebut menunjukkan kuatnya penolakan para motoris atas kehadiran kapal cepat tersebut.
Para motoris menilai beroperasinya Express Cantika 08 telah memangkas jumlah penumpang speedboat secara signifikan, baik di Pelabuhan Mudaffar Sjah II Ternate maupun Pelabuhan Speedboat Jailolo. Hal ini terjadi sejak kapal Cantika menggantikan operasional MV Niko Natalia 88 yang sedang menjalani docking tahunan.
Salah satu juragan speedboat, Tae, menyebut penurunan pendapatan motoris terjadi secara drastis.
“Cantika sangat berpengaruh terhadap pendapatan kami. Saya berharap pemerintah melihat persoalan ini dan memberikan pemerataan agar tidak merugikan yang lain,” ujar Tae.
Pihak Koperasi Merah Putih Wange Mabala Dufa Dufa, melalui Tamrin Alwi, mengakui kondisi penurunan penumpang speedboat tersebut. Ia menyebut MV Niko Natalia 88 sebelumnya sudah menurunkan volume penumpang speedboat, namun kehadiran Cantika memberikan dampak lebih besar.
“Kita memahami kehadiran kapal cepat adalah bagian dari kemajuan daerah. Tapi Cantika kapasitasnya jauh lebih besar dari Niko, jadi efeknya lebih terasa. Selain itu, pergantiannya juga tidak disosialisasikan kepada juragan motoris,” terang Tamrin.
Menurut Tamrin, kurangnya komunikasi dan sosialisasi membuat para pelaku usaha speedboat merasa dirugikan.
“Kami harap aksi damai ini mendapat perhatian pemerintah daerah,” tambahnya.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa operasional Express Cantika 08 sebagai pengganti MV Niko Natalia 88 merupakan permintaan langsung dari Bupati Halmahera Barat, James Uang. Langkah ini diambil untuk memperkuat pelayanan transportasi laut menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), terutama dengan menyediakan opsi perjalanan yang lebih cepat dan berkapasitas besar.
Meski demikian, para pelaku jasa speedboat berharap keputusan pemerintah daerah mempertimbangkan aspek pemerataan ekonomi dan tidak merugikan usaha lokal yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi laut masyarakat pesisir.












