Camat dan Kades Angkat Suara Soal Pemalangan Jalan Houling

HALTIM, MAHERANEWS.COM – Camat Wasile, Karyadi, angkat bicara terkait aktivitas pemalangan jalan hauling oleh masyarakat yang berdampak pada operasional perusahaan di wilayahnya. Ia menegaskan, pemerintah kecamatan telah melakukan langkah koordinatif guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolsek untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Bahkan pada bulan Januari lalu, saya bersama Kapolsek turun langsung ke lokasi, didampingi Sekcam dan beberapa staf. Itu merupakan kali kedua kami turun lapangan,” ujar Karyadi saat dikonfirmasi, Selasa (03/03/2026).

Namun demikian, ia menyatakan hingga saat ini belum dapat memediasi secara formal antara pihak masyarakat dan perusahaan. Menurutnya, mediasi membutuhkan dasar administratif yang jelas.

“Saya belum pernah memediasi kedua belah pihak, karena tidak ada permohonan resmi, baik dari perusahaan maupun masyarakat. Dasar mediasi itu harus ada surat permohonan kepada kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah,” jelasnya.

Terkait aktivitas pemalangan, Karyadi mengaku langkah yang dapat dilakukan sementara ini sebatas imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi kondusif. Ia juga menyebut, persoalan tersebut saat ini masih dalam proses hukum di pengadilan.

“Langkah kami sejauh ini menunggu putusan pengadilan. Proses hukum sedang berjalan, jadi semua pihak sebaiknya menahan diri,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Subaim, Jufri Gajal, mengaku berada dalam posisi dilematis menyikapi persoalan tersebut. Ia menyebut masalah pemalangan bukanlah persoalan baru dan telah berlangsung cukup lama.

“Jujur saya serba salah. Takut terbentur dengan keputusan hukum. Apalagi saat ini saya juga sedang kurang fit dan masih dalam masa pemulihan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa sikapnya bukan berarti lepas tanggung jawab, melainkan lebih pada kehati-hatian mengingat perkara tersebut masih bergulir di pengadilan.

“Masalah ini sudah cukup lama. Untuk sementara biarkan proses hukum berjalan. Pihak perusahaan juga harus menahan diri,” tandasnya.

Pemerintah kecamatan dan desa berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang tengah berlangsung serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Wasile hingga adanya keputusan berkekuatan hukum tetap.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 maheranews.com. All rights reserved