Puluhan Ribu Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Tangerang, Rumah & Sawah Terendam Air

TANGGERANG, MAHERANEWS.COM — Puluhan ribu warga Kabupaten Tangerang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi sejak akhir pekan lalu. Peristiwa ini memaksa warga mengungsi dan merendam permukiman serta ribuan hektare lahan pertanian di sejumlah kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat lebih dari 50.000 jiwa warga terdampak banjir, dengan sekitar 1.000 orang terpaksa diungsikan ke tempat aman karena genangan air yang terus meninggi di beberapa titik.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menyatakan bahwa banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu selama lebih dari satu hari. Puluhan titik banjir tercatat di beberapa kecamatan, antara lain Kosambi, Pasar Kemis, Teluknaga, dan Mauk, dengan ketinggian air berkisar antara puluhan hingga lebih dari 80 sentimeter di area permukiman dan sawah.
Meski belum ada laporan korban jiwa, dampak material banjir cukup signifikan. Rumah-rumah warga terendam, jalan akses utama sempat terputus, dan ratusan hektare lahan pertanian termasuk sawah ikut terendam. Pemerintah kabupaten bersama BPBD telah menyiapkan posko bantuan, evakuasi, serta distribusi logistik seperti makanan dan obat-obatan untuk warga terdampak.
Warga setempat menyampaikan kekhawatiran serupa akan kembali terjadi apabila curah hujan tetap tinggi tanpa peringatan dini yang efektif. Selain itu, luapan sungai di beberapa titik memperparah banjir di wilayah dataran rendah Kabupaten Tangerang.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan BPBD, dan segera melapor jika ada perkembangan kondisi banjir di lingkungan mereka. Mitigasi dan koordinasi antarinstansi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan pemulihan pasca-banjir berjalan cepat dan tepat.












