Alam Raya Abadi Mangkir dari Undangan Klarifikasi Polsek Wasile

HALTIM, MAHERANEWS.COM  – Manajemen PT. Alam Raya Abadi (PT. ARA) dilaporkan tidak menghadiri undangan klarifikasi yang dilayangkan oleh Polsek Wasile terkait dugaan pencatutan nama Kapolsek dalam surat edaran perusahaan tertanggal 21 Februari 2026.

Undangan klarifikasi tersebut dijadwalkan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Kantor Polsek Wasile, namun pihak manajemen PT. ARA tidak memenuhi undangan yang telah disampaikan secara resmi.

Kapolsek Wasile, Mus Senen, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan undangan klarifikasi kepada manajemen PT. ARA untuk memberikan penjelasan mengenai maksud dan tujuan pencantuman identitas pribadinya dalam surat edaran tersebut.

“Kami sudah mengirim undangan klarifikasi kepada manajemen PT. Alam Raya Abadi untuk hadir menjelaskan maksud dan tujuan mencantumkan identitas pribadi saya dalam surat edaran yang disampaikan secara sepihak. Karena sudah ada masyarakat yang mempertanyakan isi surat tersebut kepada kami,” ujar Mus Senen.

Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat dan karyawan perusahaan. Ia menegaskan bahwa kepolisian berkewajiban mengambil langkah hukum guna menghindari dampak yang lebih luas.

“Kami menghindari konflik sosial yang dapat timbul, sehingga langkah hukum kami tempuh dengan mengundang manajemen untuk klarifikasi. Jika perusahaan kembali tidak hadir, kami akan mengirimkan surat undangan klarifikasi kedua dan ketiga. Apabila tetap tidak hadir juga, maka kami akan melakukan penjemputan paksa sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menyebut bahwa persoalan ini berpotensi masuk dalam ranah pidana. Ia menilai isi surat edaran tersebut diduga memuat unsur provokasi yang dapat menimbulkan perpecahan antara masyarakat dan karyawan PT. ARA.

“Terkait unsur pidana, ini dapat masuk dalam unsur pidana karena dalam surat edaran tersebut terdapat muatan yang berpotensi provokatif, yang bisa mengadu domba masyarakat dan karyawan. Kami ingin mencegah konflik itu terjadi, sehingga Polsek Wasile berkewajiban memanggil manajemen PT. ARA untuk mengklarifikasi sebelum persoalan ini meluas,” jelasnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas wilayah, terlebih dalam suasana bulan suci Ramadan.

“Dalam suasana bulan puasa ini, mari kita menjaga silaturahmi dan patuh kepada hukum. Di mana ada masyarakat, di situ ada hukum. Jangan sampai tindakan yang diambil justru merugikan individu maupun masyarakat luas,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 maheranews.com. All rights reserved