Piet Hein Babua Ukir Sejarah, Coconut Powder Halmahera Utara Tembus Pasar Global

BANTEN, MAHERANEWS.COM — Komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis komoditas lokal kembali mendapat pengakuan nasional. Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menerima Penghargaan JMSI AWARDS kategori Golden Leader pada Malam Penganugerahan yang digelar Minggu, 8 Februari 2026, bertempat di Ballroom Hotel Horison Ultima Ratu.

Penghargaan prestisius tersebut diberikan atas keberhasilan Piet Hein Babua memimpin terobosan strategis dalam pengembangan produk coconut powder berbasis kelapa dalam, yang kini telah menembus pasar ekspor internasional dan diminati konsumen global di China, Rusia, Jepang, Korea Selatan, hingga Mongolia. Capaian ini menempatkan Halmahera Utara sebagai daerah pionir di Provinsi Maluku Utara dalam mengelola komoditas lokal menjadi produk unggulan berorientasi global.

Dalam menerima penghargaan JMSI AWARDS, Bupati Piet Hein Babua didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM serta Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Halmahera Utara. Kehadiran jajaran teknis tersebut menegaskan bahwa keberhasilan coconut powder merupakan buah dari kerja kolaboratif lintas perangkat daerah, bukan semata capaian personal.

Keberhasilan ini dinilai langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono, yang menegaskan Halmahera Utara telah menunjukkan praktik nyata hilirisasi komoditas berbasis koperasi dan UMKM. Menurutnya, pengembangan coconut powder tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja, memperkuat posisi petani kelapa, serta membangun rantai pasok yang lebih adil dan berkelanjutan.

“Ini adalah contoh konkret bagaimana kepemimpinan daerah mampu mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi nasional yang diakui dunia. Halmahera Utara berhasil membuktikan bahwa UMKM dan koperasi dapat menjadi tulang punggung ekspor,” ujar Ferry dalam sambutannya.

Malam penganugerahan JMSI AWARDS 2026 berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat nasional, antara lain Wakil Menteri HAM, Wakil Menteri Haji, perwakilan Kementerian Agama, serta jajaran Kementerian Koperasi dan UKM. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan pengembangan ekonomi lokal dan UMKM sebagai agenda strategis pemerintah pusat.

Ketua Umum DPP Jaringan Media Siber Indonesia, Teguh Santosa, memberikan apresiasi tinggi dan menyebut Halmahera Utara sebagai model nasional pengelolaan komoditas kelapa terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Pak Piet Hein Babua tidak hanya memproduksi, tetapi juga mendiseminasikan kelapa dalam sebagai identitas ekonomi daerah yang mendunia. JMSI siap membuka ruang komunikasi dan investasi, termasuk dengan mitra dari Mongolia, untuk memperluas pengembangan industri kelapa Halmahera Utara,” tegas Teguh.

Ia menambahkan, JMSI akan terus berperan mengawal informasi, memperkuat diplomasi ekonomi berbasis media, serta mempromosikan potensi daerah agar memperoleh kepercayaan investor global.

Sementara itu, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah, petani, koperasi, pelaku UMKM, serta dukungan pemerintah pusat.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi pemacu semangat untuk terus memperkuat rantai nilai kelapa, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar ekspor, dan memastikan manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Piet.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berkomitmen menjadikan coconut powder sebagai pintu masuk pengembangan komoditas lokal lainnya agar mampu bersaing di pasar internasional. Penghargaan JMSI AWARDS Golden Leader ini menjadi penanda penting bahwa Halmahera Utara telah melangkah mantap menuju sentra industri kelapa berkelas dunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 maheranews.com. All rights reserved