Maluku Utara Catat Inflasi Tertinggi di Indonesia, Sumatera Barat Deflasi Paling Dalam

JAKARTA, MAHERANEWS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perkembangan inflasi regional Indonesia per January 2026. Hasilnya menunjukkan Provinsi Maluku Utara menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi secara month-to-month, sementara Sumatera Barat mencatat deflasi paling dalam.
Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono, inflasi di Maluku Utara mencapai 1,48% per Januari 2026, tertinggi di antara provinsi-provinsi lain di Tanah Air. Sebaliknya, provinsi dengan deflasi terdalam adalah Sumatera Barat sebesar 1,15%.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Ateng menjelaskan bahwa dari 38 provinsi yang diamati, sebanyak 20 provinsi mencatat inflasi, sedangkan 18 provinsi lainnya mengalami deflasi. Dengan demikian, dinamika inflasi domestik sangat beragam antarwilayah.
BPS juga merinci kondisi harga berdasarkan wilayah geografis lain. Di Pulau Sumatra, selain deflasi terdalam di Sumatera Barat, inflasi tertinggi terjadi di Kepulauan Bangka Belitung sebesar sekitar 0,28%. Sementara itu, hampir seluruh provinsi di Pulau Jawa mencatat deflasi, dengan Jawa Tengah berada pada angka terendah sekitar 0,35% dan Jawa Barat sekitar 0,09%.
Data ini memberikan gambaran tekanan harga berbeda antarwilayah, yang dipengaruhi oleh kondisi lokal masing-masing pasar, permintaan rumah tangga, hingga faktor pasokan barang dan jasa ke wilayah timur dan barat Indonesia.












