Aluminium Dekati Rekor Harga Tertinggi Sejak 2022, Timah Reli Hampir 20%

JAKARTA, MAHERANEWS.COM – Harga aluminium diperdagangkan mendekati level tertinggi sejak awal 2022, sementara timah memperpanjang reli yang luar biasa dengan kenaikan hampir 20% sejak awal tahun. Ekspektasi pasokan global yang lebih ketat memicu suasana bullish di seluruh pasar logam.

Sebagian besar logam, kecuali tembaga, mencatat kenaikan pada Selasa di London Metal Exchange (LME), melanjutkan kenaikan kuat pada sesi sebelumnya. Aluminium mendekati 50 sen per ton dari level tertingginya sebesar US$3.200 per ton yang dicapai pada Senin, sementara timah naik untuk hari ketiga berturut-turut.

Logam dasar telah memulai tahun 2026 dengan kuat, melanjutkan kinerja yang solid tahun lalu. Penguatan terutama didorong oleh ekspektasi bahwa pasokan akan kesulitan mengimbangi permintaan karena Federal Reserve terus memangkas suku bunga.

Ledakan kecerdasan buatan juga memicu antusiasme terhadap logam yang dibutuhkan untuk pusat data, jaringan listrik, dan elektronik, khususnya tembaga. Pembelian spekulatif di China turut membantu mendorong reli harga logam.

Timah telah menjadi logam dengan kinerja terbaik di Bursa LME sejauh tahun ini, mendekati rekor tertinggi di atas US$51.000 per ton setelah melonjak hampir 40% pada 2025. Komoditas ini naik hampir 20% sejak awal 2026.

Penindakan yang dipimpin militer terhadap para penambang di Indonesia, produsen terbesar kedua dunia, membatasi pasokan tahun lalu. Industri kini menunggu untuk melihat bagaimana perkembangan ekspor dalam beberapa bulan mendatang.

Aluminium naik 0,1% menjadi US$3.187,50 per ton di LME pada pukul 12:12 siang waktu Shanghai, sementara timah naik 1,1% menjadi US$48.470 per ton. Harga bijih besi berjangka turun 0,1% menjadi US$109,10 per ton di Singapura setelah ditutup pada level tertinggi sejak Oktober 2024 pada Senin.

Penguatan pasar logam dasar ini mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek permintaan global, terutama dari sektor teknologi dan infrastruktur, di tengah kebijakan moneter yang lebih longgar dari bank sentral Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 maheranews.com. All rights reserved