Presiden Prabowo Pimpin Ratas, Instruksikan Percepatan Evakuasi dan Bantuan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jakarta, Maheranews.com — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sekitar 20 anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Kamis (27/11) sore. Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari stimulus ekonomi nasional hingga kesiapan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia.
Namun fokus utama dalam ratas kali ini adalah percepatan penanganan bencana yang melanda sejumlah daerah, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Presiden menegaskan bahwa seluruh kementerian dan lembaga harus bergerak cepat dan memastikan evakuasi korban dilakukan tanpa hambatan.
“Saya minta seluruh sektor bergerak cepat mengevakuasi korban dan memastikan bantuan sampai ke titik-titik terdalam,” tegas Presiden Prabowo dalam arahannya.
Untuk mempercepat penanganan, Presiden telah menginstruksikan Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, serta tim medis TNI–Polri dan Kementerian Kesehatan untuk terus terlibat penuh di lapangan.
Presiden juga disebut langsung memberikan instruksi segera setelah bencana terjadi di wilayah Tapanuli. Pada malam itu, Prabowo menghubungi Kepala BNPB dan Kepala Basarnas untuk segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi cepat. Ia juga memerintahkan penggunaan teknologi modifikasi cuaca guna mengurangi intensitas hujan di wilayah terdampak.
Dalam ratas tersebut, Presiden menugaskan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno sebagai koordinator untuk terus memantau, mengendalikan, dan memastikan seluruh proses evakuasi serta penanganan korban berjalan efektif.
Dengan koordinasi lintas sektor ini, pemerintah menargetkan penanganan darurat dapat dilakukan secara maksimal dan distribusi bantuan berlangsung tanpa jeda hingga seluruh kebutuhan korban terpenuhi.












