KPK Tangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara dalam Operasi Tangkap Tangan

JAKARTA, MAHERANEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar sejak Rabu (17/12) kemarin.
“Bupati Bekasi sudah diambil,” kata sumber Maheranews.com yang mengetahui penanganan kasus tersebut, Kamis (18/12) malam.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi adanya kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan. Hingga saat ini, tim penindakan KPK telah mengamankan sekitar sepuluh orang.
“Benar, sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup di lapangan. Masih berproses,” kata Budi, Kamis malam.
Dilansir dari Antara, tiga orang penyidik KPK menyegel ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Petugas keamanan Gedung Bupati Bekasi menyaksikan tiga petugas bermasker menunjukkan identitas KPK sebelum memasuki gedung.
Ketiga petugas langsung naik ke lantai dua menuju ruang kerja bupati dan keluar setengah jam kemudian dengan dua pintu sudah tersegel.
Selain di Bekasi, KPK juga melaksanakan OTT di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten dan Jakarta, serta Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.
Di Banten, KPK menangkap total 9 orang yang terdiri dari satu orang jaksa, dua orang pengacara, dan enam orang dari pihak swasta. KPK juga menyita barang bukti sejumlah uang tunai sekitar Rp900 juta.
Sementara di Kalimantan Selatan, KPK menangkap enam orang yang identitasnya belum disebutkan.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merilis informasi resmi mengenai identitas lengkap para pihak yang terjaring operasi senyap tersebut, termasuk dugaan kasus yang menjerat Bupati Bekasi.












