RKAB 2026 Vale (INCO) Terbit, Produksi Nikel Alami Penyesuaian

 JAKARTA, MAHERANEWS.COM – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menyatakan bahwa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang telah disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengharuskan perusahaan melakukan penyesuaian produksi bijih nikel di tengah dinamika pasar dan kebijakan produksi nasional.

Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Vale, Budiawansyah, mengatakan bahwa meskipun ada penyesuaian bijih, pasokan bijih ke fasilitas smelter pirometalurgi berbasis Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) tetap terjamin 100%, sehingga produksi nickel matte tetap berjalan sesuai target.

“Sorowako 100%, nickel matte tidak ada yang berkurang sesuai dengan rencana. Penyesuaian bijih saja yang kita lakukan, sesuai dengan market,” ujar Budiawansyah kepada wartawan di Jakarta Pusat, Jumat (16/1/2026).

Budiawansyah menyebut bahwa target produksi yang disetujui pemerintah masih berpeluang untuk dievaluasi kembali, jika diperlukan dalam dinamika pasar global dan kebutuhan industri pengolahan nikel domestik.

Sebelumnya, perusahaan sempat menghentikan operasi karena belum terbitnya RKAB 2026 yang menyebabkan tidak bisa memanfaatkan relaksasi produksi sebesar 25%. Namun dengan terbitnya persetujuan terbaru, Vale kini melanjutkan rencana operasional dan produksi sejalan dengan ketentuan pemerintah.

Langkah ini juga mencerminkan upaya pemerintah dalam pengaturan tata kelola sumber daya mineral, termasuk penyesuaian produksi bijih nikel yang menjadi tulang punggung industri smelter nasional.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 maheranews.com. All rights reserved