Kemkomdigi Gandeng Starlink Pulihkan Telekomunikasi Pascabanjir di Tiga Provinsi

JAKARTA, MAHERANEWS.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melakukan koordinasi dengan penyedia layanan satelit portabel milik Elon Musk, Starlink, untuk memastikan kelancaran akses jaringan telekomunikasi di daerah terdampak banjir. Langkah ini diambil menyusul putusnya komunikasi di tiga provinsi akibat bencana banjir dahsyat.
Banjir besar melanda tiga provinsi di Sumatra pada Rabu (26/11/2025), yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana ini mengakibatkan matinya ratusan site Base Transceiver Station (BTS) telekomunikasi, sehingga warga kehilangan akses komunikasi.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan pihaknya tengah mengoptimalkan pengoperasian Satelit Republik Indonesia (Satria-1) untuk menangani akses komunikasi masyarakat di wilayah bencana.
“Di saat yang bersamaan Komdigi juga berkoordinasi erat dengan penyelenggara satelit baik Starlink, PSN juga menguatkan downlink satelit pemerintah Satria di titik-titik terdampak,” kata Meutya dalam keterangannya kepada awak media Jakarta, Sabtu (29/11/2025).
Kemkomdigi bersama operator seluler terus melakukan perbaikan infrastruktur telekomunikasi yang rusak. Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Ervan Fathurokhman Adiwidjaja, melaporkan bahwa sebanyak 707 menara BTS telah berhasil kembali beroperasi normal.
Pemulihan menara pemancar BTS dalam kurun waktu 24 jam tersebut telah berhasil mengembalikan akses komunikasi di sejumlah kecamatan. Warga mulai bisa menghubungi keluarga mereka setelah terputus komunikasi selama bencana.
“Warga sejumlah kecamatan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mulai bisa menghubungi keluarga. Hingga Sabtu pukul 00.00 WIB, sebanyak 707 menara kembali beroperasi normal,” ujar Ervan.
Meski telah ada kemajuan signifikan, Ervan menyatakan bahwa masih terdapat 1.756 menara BTS yang dalam proses pemulihan. Tim teknis operator seluler bersama Kemkomdigi terus bekerja keras untuk mempercepat normalisasi jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah terdampak.
Kolaborasi dengan berbagai penyedia layanan satelit, termasuk Starlink dan PSN (Pasifik Satelit Nusantara), serta optimalisasi Satria-1 diharapkan dapat mempercepat pemulihan komunikasi, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau tim lapangan.
Kemkomdigi memastikan akan terus memantau dan memprioritaskan pemulihan infrastruktur telekomunikasi hingga seluruh masyarakat terdampak bencana dapat kembali berkomunikasi dengan normal.












